Jangan terlalu sibuk mengejar bayangan dunia, karena semakin dikejar, terkadang semakin terasa menjauh. Kita sering menghabiskan begitu banyak waktu untuk mengejar harta, jabatan, popularitas, dan berbagai keinginan duniawi, sampai lupa bahwa hati juga membutuhkan ketenangan. Padahal, sebanyak apa pun yang dimiliki seseorang, jika hatinya jauh dari Allah, belum tentu ia merasakan kebahagiaan yang sebenarnya.
Tetaplah berikhtiar dengan sungguh-sungguh. Bekerjalah, berusaha, belajar, dan lakukan apa yang menjadi tanggung jawab kita. Namun, jangan menggantungkan kebahagiaan sepenuhnya kepada hasil. Sebab manusia hanya mampu merencanakan dan berusaha, sedangkan hasil akhirnya berada dalam ketetapan Allah.
Ust. Aris Alwi, motivator **Gedor Pintu Langit** dan Ketua **Yayasan Malomo Untuk Semua**, mengingatkan agar kita tidak hanya sibuk mengejar apa yang ada di dunia, tetapi juga memperkuat hubungan dengan Pemilik dunia. Ketika hati dekat kepada Allah, kita akan belajar bahwa rezeki tidak selalu berupa materi. Ketenangan, kesehatan, keluarga yang harmonis, kemudahan, dan hati yang mampu bersyukur juga merupakan nikmat yang sangat besar.
Kejar ridha Allah, bukan sekadar gemerlap dunia. Sebab dunia hanyalah tempat persinggahan, sementara kehidupan akhirat adalah tujuan yang sesungguhnya. Jangan sampai kesibukan mengejar dunia membuat kita kehilangan waktu untuk beribadah dan mendekat kepada Allah.
Setelah berusaha semaksimal mungkin, bertawakallah. Jika sesuatu memang menjadi bagian kita, insya Allah akan datang pada waktu yang telah Allah tetapkan. Tidak perlu iri terhadap pencapaian orang lain, karena setiap manusia memiliki jalan dan waktu masing-masing.
**Tenangkan hati, luruskan niat, perbaiki ibadah, teruslah berikhtiar, dan serahkan hasil kepada Allah. Apa yang Allah tetapkan untuk kita tidak akan pernah tertukar dengan milik orang lain.**
#MotivasiIslami #RenunganIslam #Tawakal #Ikhtiar #Doa #KetenanganHati #RidhaAllah #Istighfar #GedorPintuLangit #UstArisAlwi

















