Di tengah kesibukan mengejar kebutuhan dunia, jangan sampai kita kehilangan waktu untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Kita sering mampu meluangkan waktu berjam-jam untuk pekerjaan, hiburan, dan berbagai urusan lainnya, tetapi terkadang merasa berat ketika harus membuka mushaf meskipun hanya beberapa menit. Padahal, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan petunjuk kehidupan yang Allah berikan agar manusia tidak kehilangan arah.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari, bahwa orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan mengalami kesulitan tetap memperoleh dua pahala.
Ust. Aris Alwi, motivator Gedor Pintu Langit sekaligus Ketua Yayasan Malomo Untuk Semua, mengajak kita menjadikan tilawah sebagai kebutuhan harian, bukan hanya kegiatan ketika memiliki waktu luang. Jangan menunggu hati tenang untuk membaca Al-Qur’an, tetapi bacalah Al-Qur’an agar hati mendapatkan ketenangan. Mulailah dengan beberapa ayat setiap hari, kemudian tingkatkan secara bertahap. Jika memungkinkan, pelajari pula arti dan kandungannya agar setiap bacaan tidak hanya terdengar oleh lisan, tetapi juga meresap ke dalam hati dan tercermin dalam perilaku.
Ingatlah, Al-Qur’an akan menjadi petunjuk bagi mereka yang mau membaca, memahami, dan mengamalkannya. Jangan biarkan hari berlalu tanpa berinteraksi dengan kalam Allah. Semoga Allah memudahkan lisan kita untuk membacanya, membuka hati untuk memahami isinya, serta menguatkan langkah untuk mengamalkan ajarannya hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
#AlQuran #CintaAlQuran #MotivasiIslami #IstiqomahTilawah #BelajarMengaji #KeutamaanMembacaAlQuran #PahalaMembacaAlQuran #RenunganIslami #GedorPintuLangit #UstadzArisAlwi



















