Mampu membaca lima juz Al-Qur’an setelah sholat tahajud bukanlah sesuatu yang harus dicapai dalam semalam. Semua membutuhkan proses, kesungguhan, dan kebiasaan yang terus dipelihara. Jangan merasa kecil hati jika saat ini kita baru mampu membaca satu lembar setiap malam. Justru dari lembar pertama itulah perjalanan panjang mencintai Al-Qur’an dimulai.
Ust. Aris Alwi, motivator Gedor Pintu Langit sekaligus Ketua Yayasan Malomo Untuk Semua, mengajak kita agar tidak meremehkan langkah kecil dalam beribadah. Menurut pesan motivasi ini, jangan membebani diri dengan target besar yang justru membuat kita mudah berhenti. Bangun kemampuan secara bertahap. Mulailah satu lembar, tingkatkan menjadi dua lembar, kemudian beberapa halaman hingga semakin terbiasa. Jika suatu malam belum mencapai target, jangan berkecil hati. Lanjutkan kembali pada malam berikutnya.
Ingatlah, lima juz adalah sebuah target, sedangkan istiqomah adalah kebiasaan yang harus dijaga. Kita tidak sedang berlomba mengalahkan orang lain, tetapi berusaha menjadi lebih baik dibandingkan diri kita sebelumnya. Jangan lupa memohon kepada Allah agar diberikan kesehatan, waktu, kemudahan, dan hati yang mencintai kalam-Nya.
Semoga setiap ayat yang kita baca menjadi penerang hati, penambah pahala, dan petunjuk dalam menjalani kehidupan. Mari jadikan tahajud dan tilawah sebagai sahabat malam hingga Allah menguatkan kita untuk terus istiqomah sampai akhir hayat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
#SholatTahajud #TilawahAlQuran #IstiqomahMengaji #CintaAlQuran #KeutamaanAlQuran #AmalanMalam #MotivasiIslami #TahajudDanTilawah #GedorPintuLangit #HijrahIstiqomah





















