Tampilkan postingan dengan label sholat dhuha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sholat dhuha. Tampilkan semua postingan
Ibadah Wajib adalah Fondasi, Ibadah Sunnah adalah Penyempurna

Ibadah Wajib adalah Fondasi, Ibadah Sunnah adalah Penyempurna

Ibadah Wajib adalah Fondasi, Ibadah Sunnah adalah Penyempurna

Jangan pernah lupa bahwa ibadah wajib adalah fondasi utama kehidupan seorang Muslim. Jagalah sholat lima waktu dan kewajiban lainnya dengan sebaik mungkin. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengejar amalan sunnah, tetapi justru melalaikan kewajiban yang telah Allah tetapkan. Sholat lima waktu adalah tiang penting dalam kehidupan seorang Muslim dan menjadi pengingat agar hati senantiasa terhubung kepada Allah di tengah kesibukan dunia.

Setelah kewajiban tertunaikan, lengkapilah dengan berbagai ibadah sunnah seperti sholat tahajud, dhuha, witir, tilawah Al-Qur’an, dzikir, doa, dan sedekah. Amalan-amalan tersebut dapat menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah serta melatih hati agar lebih mencintai kebaikan.

Namun, tidak perlu terburu-buru melakukan semuanya sekaligus. Mulailah dari kemampuan yang kita miliki. Jika belum mampu tahajud setiap malam, mulailah secara bertahap. Jika belum terbiasa membaca Al-Qur’an dalam jumlah banyak, mulailah beberapa ayat setiap hari. Jika belum mampu bersedekah dalam jumlah besar, bersedekahlah sesuai kemampuan dengan penuh keikhlasan.

Ust. Aris Alwi, motivator **Gedor Pintu Langit** dan Ketua **Yayasan Malomo Untuk Semua**, mengingatkan bahwa dalam perjalanan mendekat kepada Allah, yang penting bukan hanya banyaknya amalan, tetapi juga kesungguhan dan istiqomah dalam menjalaninya. Jangan berhenti hanya karena merasa belum mampu melakukan banyak. Teruslah mengetuk pintu langit dengan ibadah, doa, dan amal kebaikan.

Istiqomah adalah perjalanan. Ada hari ketika kita bersemangat, ada pula hari ketika hati terasa berat. Namun, jangan biarkan rasa malas membuat kita meninggalkan kebiasaan baik. Pertahankan ibadah wajib dan teruslah berusaha menambah amalan sunnah sedikit demi sedikit.

Ketika kewajiban terjaga dan sunnah mulai menghiasi kehidupan, insyaAllah hati menjadi lebih kuat secara spiritual. Kita akan memiliki tempat untuk kembali ketika menghadapi kesedihan, ujian, kegelisahan, maupun berbagai persoalan kehidupan.

Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk menjaga sholat lima waktu, menunaikan seluruh kewajiban, memperbanyak ibadah sunnah, mencintai Al-Qur’an, memperbanyak dzikir dan doa, serta gemar bersedekah. Semoga setiap langkah kecil yang kita lakukan dengan ikhlas menjadi jalan menuju kedekatan dan ridha Allah.

**Jangan mengejar banyaknya amalan hingga melupakan kewajiban. Jagalah yang wajib, tambah dengan sunnah, lalu istiqomahlah. Semoga Allah menerima seluruh ibadah kita dan menjadikan hidup kita penuh keberkahan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.**

#Sholat #SholatLimaWaktu #IbadahWajib #IbadahSunnah #Tahajud #SholatDhuha #SholatWitir #TilawahAlQuran #Dzikir #Sedekah #Istiqomah #MotivasiIslami #MotivasiIslam #UstArisAlwi #GedorPintuLangit #YayasanMalomo #MalomoUntukSemua #RenunganIslam #NasihatIslam #KajianIslam #DakwahIslam #InspirasiIslam #AmalanHarian #CintaAlQuran #KetenanganHati #DekatDenganAllah #KeberkahanHidup #IslamicMotivation #PengingatDiri #SemogaBerkah

BIO LINK UST. ARIS ALWI






Jangan pernah tinggalkan Dhuha oleh Ust Aris Alwi

Jangan pernah tinggalkan Dhuha oleh Ust Aris Alwi

 Jangan pernah tinggalkan Dhuha oleh Ust Aris Alwi

Seperti yang sudah diketahui, sholat dhuha adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan bagi umat muslim. Sholat dhuha dilakukan setelah matahari telah naik sekitar sepenggalah, dan sebaiknya dilakukan sebelum waktu zuhur dimulai. Terdapat banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan melaksanakan sholat dhuha, di antaranya adalah:
1. Mendapat pahala yang besar dari Allah SWT
2. Menambah keberkahan dalam rejeki
3. Menjaga kesehatan tubuh dan mental
4. Menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT
5. Menghindarkan diri dari perbuatan yang tidak baik
Oleh karena itu, janganlah tinggalkan sholat dhuha dari rutinitas ibadah Anda. Lakukan sholat dhuha secara rutin dan penuh keikhlasan, serta yakinlah bahwa segala amal baik yang kita lakukan akan mendapatkan balasan yang besar dari Allah SWT.

Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka walbahaa-a bahaa-uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quw watuka wal qudrata qudratuka wal 'ishmatta 'ishmatuk. Allaahumma in kaana rizqii fissamaa-i fa anzilhu wa in kaanafil ardhi fa-akhrijhu wa in kaana mu'assaran fayas sirhu wa in kaana haraaman fathahhirhu wa in kaana ba'iidan faqarribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quuwatika wa qudratika aatinii maa aataita 'ibaadakash shalihiin

"Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah Dhuha-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan keamanan adalah keamanan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku ada di langit maka turunkanlah, jika ada di bumi keluarkanlah, jika terhalang mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika jauh dekatkanlah dengan kebenaran Dhuha-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, kekuasaan-Mu, dan keamanan-Mu. Berikanlah aku apa yang telah Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."

Doa tersebut mengandung permohonan untuk segala jenis keberkahan, termasuk rezeki yang halal, kesehatan, kekuatan, kekuasaan, keamanan, dan keindahan dari Allah. Do'a ini juga meminta agar Allah membuka jalan bagi orang yang mengalami kesulitan dan memberikan keberkahan-Nya pada mereka yang berusaha dan bekerja dengan sungguh-sungguh dalam jalan yang benar
Kata "jika jauh dekatkanlah" pada doa yang kamu sebutkan merujuk pada permohonan agar Allah memudahkan jalan bagi orang yang merasa jauh atau terpisah dari keberkahan-Nya. Dalam konteks doa ini, "jauh" dapat diartikan sebagai jauh dari rahmat, keberkahan, atau kehendak Allah.
Maksud dari permohonan "jika jauh dekatkanlah" adalah memohon kepada Allah untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya dan keberkahan-Nya. Ini termasuk mendekatkan rezeki yang telah dianggap jauh dan sulit untuk dicapai. Permohonan ini menunjukkan keyakinan kita bahwa Allah Maha Kuasa dan Maha Mendengar, dan Dia mampu memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan.

Permohonan "jika rezekiku ada di langit maka turunkanlah" dalam doa yang kamu sebutkan merujuk pada keberkahan yang diberikan oleh Allah dalam bentuk rezeki. Dalam konteks doa ini, "rezeki" mencakup segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia, seperti makanan, minuman, sandang, papan, dan lain sebagainya.
Permohonan ini menunjukkan keyakinan kita bahwa semua rezeki yang kita miliki berasal dari Allah, dan kita memohon kepada-Nya untuk mendapatkan rezeki yang halal dan berkah. Jika rezeki kita ada di langit, artinya kita merasa sulit untuk memperolehnya atau terhalang dalam mencapainya. Oleh karena itu, kita memohon kepada Allah untuk menurunkan rezeki tersebut agar kita dapat memperolehnya dengan mudah dan dalam keadaan halal.
Dalam doa tersebut, kita menyerahkan sepenuhnya keberhasilan dan kegagalan kita kepada Allah, dan memohon kepada-Nya agar memberikan yang terbaik untuk kita dalam segala hal, termasuk dalam memperoleh rezeki yang halal dan berkah.
Kemudian setelah sholat dhuha itu, jangan sampai wudhunya batal, karena wudhu itu luar biasa faedahnya, luar biasa fadilahnya karena kita menjaga wudhu, karena termasuk manusia luar biasa yang menjalankan sunnah harian Rosulullah SAW.