Tugas kita sebagai seorang Muslim adalah bersujud, menjaga sholat, dan terus memperbaiki ibadah semampu kita. Sholat bukan sekadar kewajiban yang harus ditunaikan, melainkan kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan, serta mengadukan segala kegelisahan. Di tengah kesibukan dunia, jangan sampai kita melupakan hubungan dengan Sang Pencipta yang telah memberikan begitu banyak nikmat dalam kehidupan.
Ust. Aris Alwi, motivator Gedor Pintu Langit dan Ketua Yayasan Malomo Untuk Semua, mengajak kita untuk menjadikan sholat sebagai kebutuhan hati, bukan hanya rutinitas harian. Ketika menghadapi kesulitan, bersujudlah dan mohonlah pertolongan-Nya. Ketika memperoleh kebahagiaan, bersujudlah sebagai ungkapan syukur. Bahkan ketika merasa banyak kekurangan, jangan menjauh dari Allah. Datanglah kepada-Nya dengan hati yang tulus, disertai tekad untuk memperbaiki diri.
Tentang diterima atau tidaknya amal, kita serahkan kepada Allah Yang Maha Mengetahui niat dan isi hati setiap hamba. Kita tidak perlu merasa paling baik karena ibadah yang dilakukan, tetapi juga tidak boleh berputus asa karena menyadari kekurangan diri. Tugas kita adalah meluruskan niat, menjaga kewajiban, memperbanyak amal saleh, dan berusaha istiqomah dalam ketaatan.
Ingatlah, kesempurnaan bukanlah syarat untuk memulai perbaikan. Mulailah dari menjaga sholat lima waktu, belajar memahami bacaan sholat, memperbanyak istighfar, serta memperindah akhlak kepada sesama. Lakukan semuanya dengan ikhlas dan penuh kesungguhan.
Semoga Allah menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, menguatkan hati untuk istiqomah, dan menjadikan setiap sujud sebagai jalan mendekat kepada-Nya serta meraih ridha dan rahmat-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
#MotivasiIslami #JagaSholat #Istiqomah #KeutamaanSujud #PerbaikiIbadah #RidhaAllah #DoaDanIstighfar #RenunganIslami #UstArisAlwi #GedorPintuLangit


0 Comments