Ingin Anak Menjadi Sholeh dan Sholehah? Mulailah dari Diri Sendiri, Jadilah Teladan yang Menghidupkan Iman

Ingin Anak Menjadi Sholeh dan Sholehah? Mulailah dari Diri Sendiri, Jadilah Teladan yang Menghidupkan Iman

Anak adalah amanah terindah sekaligus tanggung jawab besar yang Allah titipkan kepada setiap orang tua. Mereka bukan hanya mendengar perkataan kita, tetapi juga memperhatikan cara kita bersikap, berbicara, menghadapi masalah, dan menjalankan ibadah setiap hari. Tanpa disadari, kebiasaan kecil orang tua dapat menjadi pelajaran besar yang tertanam dalam hati anak hingga dewasa.

Jika kita mendambakan anak yang sholeh dan sholehah, jangan hanya sibuk mengatur perilaku mereka. Mari mulai dengan memperbaiki diri sendiri. Jangan sekadar menyuruh anak menjaga sholat lima waktu, sementara kita sendiri sering menundanya. Jangan hanya meminta mereka berkata jujur, tetapi kita justru memberikan contoh yang bertentangan. Sebab, nasihat yang indah akan kehilangan kekuatannya apabila tidak disertai keteladanan nyata.

Ust. Aris Alwi, motivator Gedor Pintu Langit sekaligus Ketua Yayasan Malomo Untuk Semua, mengajak para orang tua untuk menjadikan keluarga sebagai tempat pertama tumbuhnya iman, akhlak, dan kecintaan kepada Allah. Jangan hanya bercita-cita memiliki anak yang saleh, tetapi berusahalah menjadi orang tua yang pantas diteladani dalam kebaikan. Kita mungkin tidak mampu mengawasi anak sepanjang waktu, tetapi nilai-nilai yang ditanamkan melalui perilaku sehari-hari dapat menjadi bekal ketika mereka menghadapi dunia.

Mulailah dari hal sederhana. Ajak anak sholat berjamaah, bacalah Al-Qur’an bersama, biasakan mengucapkan kata-kata yang baik, dan tunjukkan kepedulian kepada orang yang membutuhkan. Ketika melakukan kesalahan, jangan malu meminta maaf kepada anak. Ketika menghadapi persoalan, tunjukkan kesabaran dan ajarkan cara menyelesaikannya tanpa menyakiti orang lain.

Ingatlah, mendidik anak bukan perlombaan untuk menghasilkan anak yang terlihat sempurna di hadapan manusia. Pendidikan adalah perjalanan panjang untuk membantu mereka mengenal Allah, memahami tanggung jawab, menjaga kehormatan diri, serta membedakan yang benar dan yang salah.

Jangan pula mudah putus asa ketika anak belum menunjukkan perubahan sesuai harapan. Setiap anak memiliki proses pertumbuhan yang berbeda. Tetaplah membimbing dengan kasih sayang, memberikan batasan yang sehat, dan mendoakan mereka tanpa henti. Tegaslah dalam prinsip, tetapi lembutlah dalam menyampaikan nasihat.

Allah berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 6, yang memerintahkan orang-orang beriman untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Ayat ini mengingatkan kita bahwa tanggung jawab orang tua bukan hanya memenuhi kebutuhan materi, melainkan juga membimbing keluarga menuju ketaatan kepada Allah.

Wahai para orang tua, jangan menunggu anak berubah untuk mulai memperbaiki diri. Jadilah perubahan yang ingin kita lihat dalam diri mereka. Semoga Allah membimbing langkah kita, memperindah akhlak keluarga kita, menjadikan anak-anak kita generasi yang sholeh dan sholehah, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi sesama, serta senantiasa berada dalam lindungan dan rida-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

#AnakSholehSholehah #ParentingIslami #PendidikanAnak #MotivasiIslami #KeteladananOrangTua #PendidikanAkhlak #KeluargaSakinah #TipsMendidikAnak #UstArisAlwi #GedorPintuLangit

BIO LINK UST. ARIS ALWI






This Is The Newest Post
Load comments

0 Comments