Namanya juga ujian. Selama kita masih hidup, selama itu pula akan ada persoalan yang datang silih berganti. Ada masalah dalam keluarga, pekerjaan, kesehatan, rezeki, hubungan dengan orang lain, bahkan ada saatnya kita diuji melalui sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Namun, jangan pernah merasa bahwa Allah memberikan ujian di luar kemampuan kita. Allah telah mengingatkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 286:
> **“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”**
Ust. Aris Alwi, motivator **Gedor Pintu Langit** sekaligus Ketua Yayasan Malomo Untuk Semua, mengingatkan agar ketika menghadapi ujian, jangan hanya mengetuk pintu manusia. Ketuklah pintu langit dengan doa, sholat, dzikir, istighfar, dan keyakinan kepada Allah. Teruslah berikhtiar, karena doa tanpa usaha perlu dilengkapi dengan langkah nyata.
Jika hari ini terasa berat, jangan menyerah. Jika air mata jatuh, biarkan ia menjadi saksi bahwa kita pernah berjuang. Jika jalan terasa buntu, teruslah meminta kepada Allah agar dibukakan jalan keluar.
Ingatlah, **ujian tidak selamanya berlangsung. Kesulitan tidak akan selamanya menetap.**
Allah dapat mengubah keadaan dalam sekejap. Jalan keluar yang hari ini belum terlihat, bisa saja Allah hadirkan melalui jalan yang sama sekali tidak pernah kita sangka. Maka bersabarlah. Tetaplah sholat. Jangan tinggalkan doa. Perbanyak dzikir. Terus berikhtiar dan serahkan hasilnya kepada Allah. Jangan menyerah hanya karena perjalanan terasa sulit. Bisa jadi, kita sedang berada sangat dekat dengan pertolongan Allah.
**Yakinlah, setiap ujian memiliki batas, setiap kesulitan memiliki jalan keluar, dan setiap kesabaran memiliki nilai di sisi Allah.**
Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita semua dalam menghadapi setiap ujian, melapangkan hati, memudahkan urusan, menguatkan iman, dan menghadirkan pertolongan-Nya pada waktu yang paling tepat.
**Jangan takut menghadapi ujian. Selama Allah bersama kita, selalu ada alasan untuk tetap berharap.**


0 Comments